Lakukan Tujuh hal ini untuk cegah Ebola

Lakukan Tujuh hal ini untuk cegah Ebola
Virus Ebola dilihat menggunakanmikroskop elektron
Ebola adalah sejenis virus dari genus Ebolavirus, familia Filoviridae, dan juga nama dari penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Gejala-gejalanya antara lain muntah, diare, sakit badan, pendarahan dalam dan luar, dan demam. Tingkat kematian berkisar antara 80% sampai 100%. Asal kata adalah dari sungai Ebola di Kongo.

Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit. Masa inkubasinya dari 2 sampai 21 hari, umumnya antara 5 sampai 10 hari. Saat ini telah dikembangkan vaksin untuk Ebola yang 90% efektif dalam monyet, namun vaksin untuk manusia belum ditemukan.

Sejauh ini, Ebola adalah penyakit yang paling mematikan di seluruh dunia. Kesempatan untuk hidup jika terinfeksi penyakit ini masih 0% alias tidak mungkin, dan sampai sekarang masih dicari vaksinnya. Penderita biasanya bisa langsung meninggal dalam siklus 6 hari sampai 20 hari, alias sangat cepat. Sekarang bisa dikatakan bahwa Ebola adalah penyakit yang paling dihindari untuk terjangkit di seluruh dunia. (Wikipedia)

Wabah Ebola yang meluas di tiga negara Afrika telah menewaskan lebih dari 1.000 orang namun Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk tidak melakukan pelarangan total perjalanan dan perdagangan ke negara terjangkit.

Berikut ini Tujuh hal yang dapat dilakukan untuk cegah Ebola sebagai langkah antisipasi mencegah terjangkit Ebola, terutama jika hendak bepergian ke negara episenter Ebola yaitu Guinea, Liberia dan Sierra Leonne seperti `yang dilansir dari antaranews.com:
  1. Lebih sering cuci tangan pakai sabun (CTPS) karena Ebola menular melalui kontak dengan cairan tubuh pasien.
  2. Menghindari kontak langsung dengan pasien Ebola. 
  3. Menghindari proses pemakaman pasien Ebola terutama yang memiliki ritual pemakaman yang membutuhkan kontak langsung dengan jenazah seperti menciumnya.
  4. Menghindari kontak dengan hewan yang mungkin dapat menularkan virus tersebut serta membatasi untuk mengunjungi kawasan hutan di negara-negara terjangkit.
  5. Jika seseorang terlanjur berada di negara terjangkit saat wabah merebak maka diiharapkan untuk dapat membatasi perjalanan domestik.
  6. Masyarakat diharapkan agar dapat mengikuti perkembangan informasi mengenai Ebola di laman yang terpercaya seperti laman WHO atau Kementerian Kesehatan RI untuk mengetahui informasi terbaru.
  7. Jika memiliki keluhan kesehatan ketika sedang berkunjung ke negara terjangkit agar dapat segera melapor ke petugas kesehatan untuk